Ternyata memelihara kucing bisa ngurangi rasa stres


Selain persahabatan, manfaat
apa saja yang bisa didapatkan
dengan memelihara si imut yang
suka mengeong ini? Lebih ramah lingkungan Bagi kamu yang sangat peduli
dengan lingkungan sekitarmu,
memelihara kucing ternyata
lebih eco-friendly dibandingkan
memelihara anjing. Sebuah studi
yang dilakukan pada tahun 2009 menemukan bukti bahwa sumber
daya yang dibutuhkan untuk
memberi makan anjing selama
hidupnya menghasilkan jejak
karbon yang sama seperti
sebuah mobil Land Cruiser. Sementara makanan kucing yang
lebih sedikit kandungan daging
meninggalkan jejak karbon lebih
pendek. Membantu meringankan depresi
karena kehilangan orang yang
dicintai Kehilangan pasangan, sahabat,
atau anggota keluarga biasanya
menimbulkan depresi yang sulit
untuk diatasi. Memiliki kucing
sebagai teman atau support
animal terbukti dapat membantu penderita depresi mengatasi
beban mental lebih cepat. Orang-
orang yang mengandalkan
hewan ini sebagai support
animal relatif lebih jarang
menunjukkan gejala kesakitan secara emosional, misalnya
menangis. Pemilik kucing cenderung lebih
cerdas Sebuah penelitian ternyata
membuktikan bahwa seseorang
yang suka memelihara kucing
ternyata memiliki nilai
kecerdasan yang lebih tinggi
dibanding yang memilih anjing. Dilansir dari Lifehack, hasil ini
dikemukakan oleh seseorang
profesor bidang psikologi
bernama Denise Guastello dari
Caroll University. Seseorang yang
menyukai kucing juga disebut lebih sering untuk menghabiskan
waktu sendirian. Kesendirian itu
biasanya dapat dimanfaatkan
untuk membaca buku atau
mempelajari hal-hal baru. Menurunkan risiko terserang
penyakit Sebuah penelitian kesehatan
terbaru bahkan mengatakan
bahwa risiko stroke akan
berkurang hingga 30 persen saat
kamu memelihara kucing. Risiko
terkena penyakit kardiovaskular juga akan menurun hingga 25
persen saat kamu bermain-main
dengan kucing. Ketika bermain dengan kucing
kamu akan merasa lebih tenang
yang berdampak positif dengan
menurunnya tekanan darah.
Stres atau depresi pun bisa
dicegah sejak dini. Tidur lebih nyenyak Beberapa penelitian dan jajak
pendapat di Inggris telah
menemukan bukti bahwa
mayoritas pemilik kucing
(khususnya perempuan) tidur
lebih nyenyak saat didampingi kucing mereka. Sebuah studi
terbaru dari Mayo Clinic Center
for Sleep Medicine menunjukkan
bahwa 41 persen pemilik kucing
mendapatkan tidur yang lebih
berkualitas saat bersama hewan peliharaan mereka. Risiko rentan alergi lebih rendah Memelihara kucing atau anjing
saat mengandung mungkin
membuat kita terpapar risiko
terserang toksoplasma. Namun
memelihara kucing sejak masih
anak-anak justru membuat kita lebih kebal terhadap alergi. Pada tahun 2002, National
Institutes of Health merilis
sebuah studi yang menunjukkan
bahwa anak di bawah satu tahun
yang terbiasa berada di sekitar
kucing lebih kebal terhadap alergi. Menurut Marshall Plaut,
MD, kepala bagian mekanisme
alergi di National Institute of
Allergy and Infectious Diseases,
bermain dengan kucing sejak
kecil membuat anak mengembangkan kekebalan
terhadap berbagai jenis alergi,
antara lain alergi debu dan
serbuk sari bunga.

Tidak ada komentar: